Persija Jakarta Kehilangan Dua Pilar Akibat Sanksi, Carlos Pena Tetap Optimistis

×

Persija Jakarta Kehilangan Dua Pilar Akibat Sanksi, Carlos Pena Tetap Optimistis

Bagikan berita
Persija Jakarta Kehilangan Dua Pilar Akibat Sanksi, Carlos Pena Tetap Optimistis
Persija Jakarta Kehilangan Dua Pilar Akibat Sanksi, Carlos Pena Tetap Optimistis

JAKARTA – Persija Jakarta harus menghadapi situasi sulit dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 setelah dua pemain kunci mereka, Gustavo Almeida dan Maciej Gajos, dipastikan absen dalam beberapa pertandingan ke depan.

Keduanya menerima kartu merah saat menghadapi Arema FC pada 9 Maret 2025 lalu.

Setelah absen pada laga terdekat kontra Madura United FC yang dijadwalkan berlangsung pada 6 April 2025, keduanya mendapat tambahan hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Gustavo dijatuhi sanksi larangan bermain tambahan selama dua pertandingan, sementara Gajos mendapat hukuman empat laga.

Meski demikian, sanksi terhadap Maciej Gajos masih berpeluang dikurangi. Manajemen Persija telah mengajukan banding ke Komite Banding PSSI atas keputusan tersebut.

Menanggapi absennya dua pemain andalan tersebut, pelatih Persija, Carlos Pena, tetap menunjukkan sikap positif. Menurutnya, situasi ini adalah kesempatan bagi pemain lain untuk tampil dan menunjukkan kualitas.

“Saya akan memaksimalkan semua pemain yang ada. Kita semua tahu bahwa sepanjang musim akan selalu ada pemain yang absen, entah karena cedera atau skorsing. Jadi, kami harus selalu siap,” ujar pelatih asal Spanyol itu.

Ia juga menegaskan bahwa absennya Gustavo dan Gajos bukan alasan untuk menurunkan performa tim.

“Saya tidak ingin mencari-cari alasan. Ini adalah momen bagi pemain lain untuk tampil maksimal, dan saya yakin mereka bisa melakukannya dengan baik,” lanjutnya.

Saat ini, Persija Jakarta tengah bersaing ketat di papan atas klasemen sementara. Macan Kemayoran berada di posisi keempat dengan koleksi 43 poin dari 26 pertandingan.

Editor : Editor Riau
Komisi Pemilihan Umum Provinsi Riau
Bagikan

Berita Terkait
Terkini